Sabtu, 01 Oktober 2011

UTY Kembali Jadi Finalis KJI 2011

UTY Kembali Jadi Finalis KJI 2011


Untuk yang keempat kalinya Team Jembatan Teknik Sipil Univeritas Teknologi Yogyakarta (UTY), lolos sebagai finalis Kompetisi Jembatan Indonesia ( KJI ) yang diselelnggarkan oleh DIRJEN DIKTI Kementerian Pendidikan Nasional. Ratna Septi H, ST,M.Eng Kaprodi Teknik Sipil UTY menyampaikan bahwa KJI merupakan ajang bergengsi dan diikuti sebagian besar perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia yang memiliki jurusan teknik sipil. Kontes tersebut diadakan setiap tahun sejak tahun 2004, sementara Team UTY telah empat kali berhasil menjadi finalis dalam kompetisi tersebut bersaing dengan Universitas-universitas ternama di Indonesia.

Ratna menyampaikan untuk keikut sertaan Team Jembatan UTY terdiri dari Algazt Aryad Masagala dan Alif Sudarmono, keduanya mahasiswa semester IV Teknok Sipil UTY dengan pembimbing Adi Setyabudi Bawono, ST,MT, dengan rancangan jembatan model busur, dengan nama ‘Arjuna Gandiwa’. Menurutnya proses kompetisi dibagi menjadi dua, yaitu pengajuan rancangan dan kontes pembuatan jembatannya. Ia mengungkapkan bahwa persaingan baik dalam seleksi rancangan maupun pelaksanaannya sangatlah ketat mengingat banyaknya peserta yang mengikuti kontes tersebut. Pelaksanaan kompetisi pembangunan jembatan bagi team yang lolos ke Babak Final akan diselenggarakan tanggal 26-27 Nopember 2011 nanti di Kampus UI Jakarta.

Algazt dan Alif menyampaikan bahwa model jembatan yang dirancang adalah jembatan dengan prototype jembatan busur through arch dimana letak lantainya tepat di springline busurnya. Dalam merancang jembatan mereka sangat mempertimbangkan beberapa aspek yaitu kekuatan , kekakuan dan stabilitas struktur. Desain yang diajukan dalam KJI 2011 menurut Arsyad telah dilakukan analisa dan hitungan-hitungan yang detail yang meliputi perencanaan lantai, perhitungan kekuatan sandaran, perencanaan gelagar memanjang dan melintang, kontrol kedutan, konstruksi pemikul utama, dan sistem-sistem sambungannya baik pada struktur atas maupun struktur bawahnya. Selain itu juga memperhitungkan secara jeli tentang kenyamanan bagi pengguna jembatan dengan mempertimbangkan sisi lingkungan dan sosial calon pengguna, keawetan dan kelayakan jangka panjang, kemudahan dalam pemeliharaan, keekonomisan dan aspek estetikanya. Dalam babak final Team UTY yang berjuluk ‘Triple A’ tersebut akan bersaing dengan tujuh tim finalis lainnya yang diantaranya berasal dari Intitut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia , dan Universitas Brawijaya Malang.

Ir. Arief Hermawan, MT Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UTY menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai kompetisi tersebut sangat bermanfaat baik meningkatkan kompetensi inti keilmuan, menambah rasa percaya diri dan pengalaman berkarya, serta memperluas wawasan dan networking. Dengan bekal tersebut maka setelah lulus sangat berpotensi untuk dapat segera memasuki dan terserap dalam dunia kerja yang berkualitas.
tembusan dari disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar